Gambaran Masyarakat Arab Jahiliyah: Kondisi Politik dan Agama

Assalamu’alikum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh

SMP Negeri 10 Lahat – Kegiatan MABIT Kelas 9

SMP Negeri 10 Lahat – Kegiatan MABIT Kelas 9

Bismillahir Rahmaanir Rahiim

4.  Kondisi Politik

Kondisi Politik di Jazirah Arab merupakan garis menurun, merendah dan tidak ada tambahan yang mengarah ke atas. Manusia bisa dibedakan antara tuan dan budak, pemimpin dan rakyat. Para tuan – terlebih lagi selain Arab – berhak atas semua harta rampasan dan kekayaan, dan hamba diwajibkan membayar denda.

dan pajak. Atau dengan kata lain, rakyat bisa diumpamakan sebagai ladang yang harus mendatangkan hasil dan memberikan pendapatan bagi pemerintah. Lalu para pemimpin menggunakan kekayaan itu untuk foya_foya, mengumbar nafsu syahwat, bersenang_senang, memenuhi kesenangan dan kewenang_wenangan-nya. Sedangkan rakyat dengan kebutaannya semangkin terpuruk dan dilingkupi kedzaliman dari segala sisi. Mereka hanya bisa merintih dan mengeluh. Bahkan tidak berhenti sampai di sini saja, mereka harus menahan rasa lapar, ditekan, dan mendapat berbagai macam penyiksaan dengan sikap diam, tanpa mengada-kan perlawanan sedikit pun.

SMP Negeri 10 Lahat – Kegiatan MABIT Kelas 9

SMP Negeri 10 Lahat – Kegiatan MABIT Kelas 9

5.  Kondisi Kehidupan Agama

Banyak agama pada masa Arab Jahiliyah pada saat kedatangan Islam. Namum agama_agama itu sudah banyak disusupi penyimpangan dari hal_hal yang merusak. Orang_orang musyrik yang mengaku berada pada agama Ibrahim justru keadaannya jauh sama sekali dari perintah dan larangan syari’at Ibrahim. Mereka mengabaikan tuntunan_tuntunan tentang akhlaq yang mulia. Kedurha-kaan mereka tidak terhitung banyaknya, dan seiring dengan perjalanan waktu, mereka berubah menjadi para paganis (penyembah berhala), dengan tradisi dan kebiasaan yang menggambarkan berbagai macam khurafat dalam kehidupan agama, kemudian mengimbas ke dalam kehidupan sosial, politik, agama.

Kemudian orang_orang Yahudi berubah menjadi orang_orang yang angkuh dan sombong. Pemimpin_pemimpin mereka menjadi sesembahan selain Allah Ta’ala. Para pemimpin inilah yang membuat hukum di tengah manusia dan menghisab mereka menurut kehendak yang terbetik di dalam hati mereka. Ambisi mereka hanya tertuju kepada kekayaan dan kedudukan, walaupun berakibat musnahnya agama dan menyebarnya kekufuran serta pengabaian terhadap ajaran_ajaran yang telah ditetapkan Allah Ta’ala dan semua orang dianjurkan untuk mensuci-kannya.

Sedangkan agama Nasrani berubah menjadi agama paganisme yang sulit dipahami dan menimbulkan percampuradukan antara Allah Ta’ala dan manusia. Kalau pun ada orang Arab Jahiliyah yang memeluk agama ini, maka tidak ada pengaruh yang berarrti, karena ajaran_ajarannya jauh dari model kehidupan yang mereka jalani, dan yang tidak mungkin mereka tinggalkan

Sedangkan semua agama bangsa Arab Jahiliyah, keadaan para pemeluknya sama dengan keadaan orang_orang musyrik, sehingga keyakinan, kepercayaan, tradisi, dan kebiasaan mereka hapir serupa.

Demikianlah gambaran umum masyarakat Arab Jahiliyah yang penuh dengan penyimpangan baik pada kondisi sosial, ekonomi, akhlaq, politik ataupun agama.

Silakan Lihat Tulisan Lainnya Di Bawah ini :

3 Comments

  1. Ping balik: CONTOH KARYA TULIS AGAMA ISLAM « azrizulal

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s